Audi Akan Menghidupkan Kembali Papan Nama A2 untuk Hatchback Listrik Baru

Audi sedang bersiap untuk meluncurkan kembali nama A2 untuk kendaraan listrik entry-level yang khas. Model baru ini, yang dijadwalkan untuk diluncurkan sebelum akhir tahun, diposisikan sebagai penerus spiritual A2 asli dari awal tahun 2000-an, namun dengan desain modern yang terinspirasi dari crossover.

Desain dan Pemosisian

A2 mendatang akan menampilkan karakteristik eksterior “satu kotak”, yang mencerminkan kap pendek asli dan jendela belakang terpisah. Namun, lebih condong ke arah profil crossover. EV baru ini secara efektif akan menggantikan A1 dan Q2 di jajaran Audi, dengan produksi model tersebut berakhir pada akhir tahun 2026.

Harga dan Performa

Dengan perkiraan harga awal sekitar £30,000, A2 akan menjadi kendaraan listrik Audi yang paling mudah diakses, mengalahkan Q4 E-tron (£47,000). Sebagai perbandingan, A1 saat ini mulai dari £24.000, dan Q2 seharga £28.000. Kendaraan ini akan menggunakan sistem 400V dan penggerak roda belakang, berbagi platform MEB dengan Volkswagen ID 3.

Detail Teknis

Awalnya ditujukan untuk platform SSP 800V yang tertunda, A2 malah akan memanfaatkan arsitektur MEB. Ini memberikan pilihan baterai mulai dari 58kWh hingga 79kWh dan output daya dari 168bhp hingga 282bhp. Karena desainnya yang ramping, A2 diharapkan dapat mencapai jangkauan melebihi ID 3 yaitu 370 mil.

Peran Pasar

Insinyur Audi membayangkan A2 bukan sebagai pesaing langsung mini-MPV premium seperti BMW 2 Series Active Tourer, tetapi sebagai pengisi celah yang ditinggalkan oleh BMW i3 yang sudah dihentikan produksinya. A2 akan menawarkan perpaduan unik antara kepraktisan, efisiensi, dan desain modern dalam segmen kendaraan listrik.

Kebangkitan kembali nama A2 menandakan komitmen Audi untuk memperluas jajaran produk listriknya dengan pilihan yang inovatif dan terjangkau, menargetkan segmen pasar yang menuntut gaya dan keberlanjutan.