Cupra Formentor (2020-2024) Tinjauan Keandalan dan Kinerja

Cupra Formentor, yang diluncurkan pada tahun 2020, dengan cepat menjadi crossover yang populer. Namun, meskipun desainnya sporty dan pengalaman berkendara, data keandalan menunjukkan potensi masalah bagi pembeli. Tinjauan ini menguraikan kinerja Formentor, masalah yang diketahui, dan umpan balik pemilik untuk memberikan gambaran yang komprehensif.

Kekhawatiran Keandalan: Rekor Campuran

Catatan keandalan Formentor tidak terlalu bagus. Survei terbaru yang dilakukan Mobil Apa? menempatkannya di urutan ke-25 dari 33 SUV keluarga, dengan skor 89,8%. Meskipun mengalahkan beberapa pesaing seperti Range Rover Evoque, ia masih kalah dari pesaing seperti Audi Q3, Volvo XC40, dan Jaguar E-Pace. Cupra sebagai sebuah merek meningkat ke peringkat 17 dari 31 produsen pada tahun 2024, sebuah peningkatan signifikan dari posisi terakhirnya pada tahun 2023, namun kinerja di masa lalu menimbulkan kekhawatiran.

Pengujian internal mengungkapkan masalah pada model hybrid plug-in 2024, termasuk pesan kesalahan girboks yang membuat mobil tidak dapat dikendarai. Insiden ini mencerminkan hasil buruk sebelumnya, di mana Formentor menduduki peringkat ke-33 dari 34 SUV keluarga pada tahun 2023.

Masalah Umum: Yang Perlu Diwaspadai

Beberapa masalah berulang telah dilaporkan di Cupra Formentor:

  • Mesin: Kebocoran oli, kerusakan timing belt, panas berlebih, dan putaran idle yang kasar merupakan masalah potensial. Sensor yang rusak dapat memicu lampu peringatan palsu.
  • Sistem Hibrid: Kabel pengisi daya dapat tersangkut, dan aktuator pintu pengisi daya mungkin rusak. Beberapa pemilik pernah mengalami mobil terkunci dalam mode EV.
  • Gearbox: Perpindahan gigi yang kasar atau tertunda sering terjadi pada transmisi kopling ganda DSG, yang kemungkinan disebabkan oleh kerusakan katup solenoid atau komponen kelistrikan.
  • AC: Kondensor rentan terhadap kerusakan batu, yang menyebabkan kebocoran zat pendingin. Perbaikan bisa mahal, mulai dari £200 hingga £1000.
  • Infotainment: Gangguan perangkat lunak dapat menyebabkan layar macet dan masalah konektivitas dengan Apple CarPlay/Android Auto. Pembaruan membantu tetapi tidak selalu merupakan perbaikan.
  • Bantuan Pengemudi: Malfungsi bantuan jalur dan SOS dapat terjadi karena modul rakitan kemudi rusak, yang terkadang memicu panggilan bantuan pinggir jalan yang tidak terduga.

Performa dan Penanganan: Pengalaman Sporty

Meskipun ada masalah keandalan, Formentor menawarkan pengalaman berkendara yang menarik. Suspensi sepenuhnya independen dan kemudi progresif memberikan penanganan yang baik, apa pun pilihan mesinnya. Suspensi sport dan peredam adaptif merupakan perlengkapan standar pada trim yang lebih tinggi, dengan penggerak empat roda tersedia pada model 2.0 liter.

Versi 306bhp memberikan performa yang kuat tanpa terlalu agresif. Mesin 2.0 liter EA888 VW Group menyediakan penyaluran tenaga linier dengan turbo lag minimal. Gearbox kopling ganda tujuh kecepatan berpindah dengan mulus, meningkatkan pengalaman berkendara secara keseluruhan.

Formentor menangani dengan baik, menawarkan keseimbangan cengkeraman, kelincahan, dan stabilitas. Sistem penggerak empat rodanya memberikan pengendaraan yang mantap, meskipun mungkin tidak mendistribusikan torsi seagresif beberapa pesaingnya saat peluncuran sulit. Sasisnya terasa tertanam, dengan body roll yang terkontrol dan keseimbangan dinamis yang baik.

Desain dan Interior: Kabin Bergaya

Desain Formentor menonjol di pasar crossover yang ramai. Garis-garisnya yang ramping dan tampilannya yang sporty memberikan kesan yang berbeda. Di dalam, kabinnya ditata apik, dengan konsol instrumen digital 10,3 inci dan sistem infotainment layar sentuh 12,0 inci.

Penggunaan warna dan pencahayaan sekitar di Cupra menambah kesan visual, terutama garis cahaya yang dapat disesuaikan di kaca depan. Meskipun kualitas bahannya tidak sempurna, interiornya terasa modern dan menarik, terutama mengingat asal usul merek tersebut saat ini.

Masukan Pemilik: Pengalaman Campuran

Ulasan pemilik beragam. Adam McCalden, mantan pemilik Ford, memuji Formentor VZ2.1.4 eHybrid karena jangkauan EV-nya dan kemudahan pengisian daya. Namun, pemilik lain telah melaporkan masalah keandalan, termasuk kerusakan girboks dan gangguan perangkat lunak.

Kesimpulan

Cupra Formentor menawarkan pengalaman berkendara yang penuh gaya dan sporty, namun calon pembeli harus menyadari masalah keandalannya. Meskipun merek tersebut mengalami peningkatan dalam survei baru-baru ini, kinerja sebelumnya menunjukkan potensi masalah pada mesin, sistem hybrid, girboks, dan infotainment. Pemeriksaan yang cermat dan kesadaran akan masalah umum ini sangat penting bagi calon pemilik.