Kia Australia telah mengindikasikan bahwa crossover listrik EV2 entry-level baru tidak mungkin untuk dijual secara lokal. Kendala utamanya adalah biaya: produksi di Slovakia, ditambah dengan biaya pengiriman yang tinggi, akan membuat EV2 terlalu mahal untuk bersaing secara efektif di pasar Australia.
Penetapan Harga dan Posisi Pasar
Menurut Roland Rivero, manajer umum perencanaan produk Kia Australia, EV2 akan kesulitan untuk menurunkan harga EV3 buatan Korea yang sudah tersedia. Perusahaan memprioritaskan nilai uang, terutama karena pesaing seperti BYD memperkenalkan opsi dengan harga lebih rendah (seperti Atto 2) ke pasar. Untuk membenarkan keberadaannya, setiap model baru harus menjadi produk andalan atau memiliki harga yang kompetitif.
Tantangan Produksi dan Impor
Meskipun tarif impor tidak berlaku untuk kendaraan listrik dari Eropa, biaya produksi yang lebih tinggi di pabrik Kia di Slovakia dan jarak pengiriman yang lebih jauh ke Australia menghadirkan hambatan yang signifikan. EV2 diperkirakan akan dijual dengan harga sekitar £25,000 ($49,021 AUD) di Inggris, sedangkan EV3 akan dijual dengan harga £33,000 ($64,708 AUD). Namun, EV3 sudah berharga $47,600 di Australia, menunjukkan bahwa EV2 akan menghadapi perjuangan berat untuk mendapatkan harga yang lebih rendah tanpa kehilangan daya tariknya.
Spesifikasi dan Desain EV2
EV2, yang diluncurkan di Brussels Motor Show, adalah EV Eropa terkecil dan paling terjangkau dari Kia. Dimensinya yang ringkas (panjang 4060mm, lebar 1800mm) lebih kecil dibandingkan crossover Kia Stonic, menawarkan ruang kargo 403L dengan kursi belakang geser. Kendaraan ini akan tersedia dengan baterai 42,2kWh atau 61,0kWh, memberikan jangkauan WLTP hingga 448km.
Model Standard Range dilengkapi motor listrik 107kW yang dipasang di depan, sedangkan Long Range memiliki motor 100kW yang sedikit lebih lemah. Akselerasi 0 hingga 100km/jam berkisar antara 8,6 hingga 9,5 detik.
Kelangsungan hidup EV2 bergantung pada kemampuan Kia Australia untuk mengamankan titik harga yang kompetitif dan menguntungkan, mengingat dinamika pasar saat ini.
Keputusan ini mencerminkan tekanan yang dihadapi para produsen mobil di Australia, dimana biaya impor yang tinggi dan harga yang kompetitif merupakan faktor penentu keberhasilan. Tanpa jalur yang jelas menuju keterjangkauan, EV2 kemungkinan besar tidak akan tersedia bagi pembeli Australia.





















