Pendatang baru Tiongkok Jaecoo 7 menduduki puncak tangga lagu penjualan Inggris, menantang merek-merek mapan

Dalam perubahan signifikan pada pasar otomotif Inggris, Jaecoo 7 telah muncul sebagai mobil terlaris di negara tersebut pada bulan Maret. Lonjakan ini terjadi meskipun merek tersebut merupakan pendatang baru di pasar Inggris, karena baru diluncurkan tahun lalu.

Pemimpin Baru di Segmen SUV

Menurut data terbaru dari Society of Motor Produsen dan Pedagang (SMMT), kinerja Jaecoo 7 telah mengganggu hierarki tradisional pasar mobil Inggris. Pada bulan Maret saja, lebih dari 10.000 unit telah didaftarkan, sehingga total penjualan year-to-date menjadi lebih dari 15.000.

Peningkatan pesat ini menempatkan Jaecoo 7 sebagai kendaraan terlaris kedua tahun 2026 sejauh ini. Saat ini hanya tertinggal dari Ford Puma, yang mencatat hampir 9.200 registrasi pada bulan Maret, dengan total lebih dari 16.000 pada tahun tersebut. Dengan mengalahkan penjualan produk lama seperti Nissan Qashqai, Jaecoo 7 menandakan perubahan preferensi konsumen terhadap merek-merek baru yang memiliki posisi kompetitif.

Strategi Dibalik Lonjakan

Kesuksesan Jaecoo 7 bukan sekadar keberuntungan, melainkan cerminan besarnya skala perusahaan induknya. Gary Lan, CEO Jaecoo UK, mengaitkan “momen penting” ini dengan kombinasi kekuatan produk dan kekuatan manufaktur Chery Group.

“Pangkalan manufaktur Chery Group global kami dan pengalaman luas dalam ekspor kendaraan telah memungkinkan kami beradaptasi dengan cepat terhadap kebutuhan pasar Inggris dan tumbuh secara berkelanjutan di sini,” kata Lan.

Hal ini menyoroti tren yang lebih luas: Grup otomotif Tiongkok memanfaatkan jejak manufaktur global yang besar untuk melewati fase tradisional “slow build” dalam memasuki pasar Barat, dan malah segera mengerahkan kendaraan berspesifikasi tinggi dalam skala besar.

Pasar yang Lebih Luas: Kendaraan Listrik dan Hibrida

Sementara Jaecoo 7 menjadi berita utama, pasar Inggris yang lebih luas mengalami beberapa perubahan secara bersamaan:

  • Pertumbuhan Kendaraan Listrik (EV): Lebih dari 86.000 EV didaftarkan pada bulan Maret. Namun, kendaraan tersebut hanya mewakili 22,4% dari total pasar, masih jauh dari target 33% yang disyaratkan oleh Mandat Kendaraan Emisi Nol (ZEV) Pemerintah. Tesla Model Y tetap menjadi kekuatan dominan di segmen ini.
  • Boom Hibrida: Hibrida plug-in (PHEV) mengalami pertumbuhan yang lebih agresif, dengan hampir 50.000 pendaftaran di bulan Maret—peningkatan sebesar 46,9% dibandingkan tahun sebelumnya.
  • Volume Pasar: Total registrasi mobil baru mencapai lebih dari 380.000 pada bulan Maret, menandai kinerja pasar terkuat sejak 2019.

Hambatan Ekonomi dan Tekanan Peraturan

Meskipun volume penjualan tinggi, pakar industri mendesak agar berhati-hati. Kepala Eksekutif SMMT Mike Hawes menekankan bahwa sebagian besar keberhasilan pada bulan Maret mungkin berasal dari perintah yang diberikan sebelum ketegangan geopolitik baru-baru ini di Timur Tengah. Ada kekhawatiran yang semakin besar bahwa kenaikan biaya hidup dapat melemahkan kepercayaan konsumen dalam beberapa bulan mendatang.

Selain itu, kesenjangan antara penjualan kendaraan listrik saat ini dan target Mandat ZEV pemerintah telah mendorong seruan untuk segera meninjau ulang jadwal transisi. Industri ini pada dasarnya terjebak antara permintaan konsumen yang tinggi dan kerangka peraturan yang terbukti sulit dipenuhi dalam kondisi pasar saat ini.


Kesimpulan
Munculnya Jaecoo 7 menunjukkan semakin besarnya pengaruh pabrikan Tiongkok di Inggris, bahkan ketika industri otomotif secara luas berjuang untuk menyeimbangkan target elektrifikasi yang cepat dengan volatilitas ekonomi dan perubahan kebiasaan konsumen.