Pasar EV Tiongkok: HIMA Memimpin Meskipun Penjualan Secara Keseluruhan di Bulan Januari Menurun

Pasar EV Tiongkok: HIMA Memimpin Meskipun Penjualan Secara Keseluruhan di Bulan Januari Menurun

Pasar Kendaraan Energi Baru (NEV) Tiongkok mengalami penurunan pada awal tahun 2026, dengan penjualan kendaraan penumpang secara keseluruhan turun secara signifikan dibandingkan tahun sebelumnya. Namun, meski terjadi perlambatan yang lebih luas, beberapa pemain utama menunjukkan pertumbuhan yang kuat. Harmony Intelligent Mobility Alliance (HIMA) dari Huawei muncul sebagai yang berkinerja terbaik pada bulan Januari, mengirimkan 57.915 kendaraan – hampir 19.000 lebih banyak dari Xiaomi, yang mengamankan posisi kedua.

Kontraksi Pasar di Awal Tahun 2026

Data dari Asosiasi Mobil Penumpang Tiongkok (CPCA) mengungkapkan penurunan penjualan yang signifikan selama sebelas hari pertama bulan Januari. Penjualan ritel mencapai 328.000 unit, turun 32% dari tahun ke tahun, sementara penjualan grosir turun lebih jauh lagi menjadi 40% menjadi 381.000 unit. Penurunan ini sebagian disebabkan oleh berakhirnya pengecualian pajak NEV baru-baru ini, yang sebelumnya memberi insentif pada pembelian konsumen.

Dominasi HIMA yang Berkelanjutan

Kinerja HIMA di bulan Januari menunjukkan peningkatan 65,6% dari tahun ke tahun. Perusahaan ini memanfaatkan beragam portofolio lima merek – Aito, Stelato, Luxeed, Maextro, dan Saic – dengan Aito yang mendorong sebagian besar penjualan. Pertumbuhan yang konsisten ini memperkuat posisi HIMA sebagai kekuatan terdepan dalam lanskap kendaraan listrik Tiongkok yang kompetitif.

Ekspansi Pesatnya Xiaomi

Xiaomi menunjukkan peningkatan besar dengan mengirimkan 39.000+ kendaraan di bulan Januari, meningkat 95% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Perusahaan telah menetapkan target ambisius sebesar 550.000 pengiriman kendaraan untuk setahun penuh, yang menandakan rencana ekspansi yang agresif.

Leapmotor Menghadapi Penurunan Bulanan

Leapmotor, yang sebelumnya merupakan startup dengan kinerja terbaik, mengalami penurunan yang signifikan dari bulan ke bulan di bulan Januari. Pengiriman turun 46,9% menjadi 28,364 unit, memecahkan rekor penjualan startup NEV selama sepuluh bulan berturut-turut, yang dimulai pada bulan Maret 2025. Meskipun mengalami penurunan, Leapmotor tetap menjadi pemain yang ambisius, menargetkan satu juta kendaraan terjual pada tahun 2026 — yang pertama bagi perusahaan NEV Tiongkok.

Rencana Masa Depan Leapmotor

Perusahaan bersiap meluncurkan model MPV andalannya, Leapmotor D99, akhir tahun ini. Varian kendaraan listrik jarak jauh (EREV) akan menampilkan baterai 80,3 kWh, sedangkan versi serba listrik akan menggunakan baterai 115 kWh dari CATL. Leapmotor mengklaim EREV akan memiliki jangkauan listrik murni terpanjang di antara MPV EREV secara global.

Polestone Mendapatkan Daya Tarik di Pasar Niche

Polestones, merek NEV kelas atas di bawah naungan Rox Motor, meningkatkan pengirimannya pada bulan Januari hampir dua kali lipat menjadi 1.028 kendaraan. Perusahaan ini secara strategis menargetkan pasar internasional, khususnya Timur Tengah (UEA), di mana SUV Polestones Adamas mulai populer.

Pasar kendaraan listrik Tiongkok tetap dinamis, dengan perubahan perilaku konsumen dan perubahan kebijakan. Meskipun terjadi kontraksi di awal tahun, para pemain utama memposisikan diri mereka untuk pertumbuhan jangka panjang melalui inovasi, target penjualan yang agresif, dan ekspansi ke pasar baru.

Kontraksi pasar secara keseluruhan menunjukkan meningkatnya persaingan dan perlunya produsen beradaptasi terhadap perubahan preferensi konsumen dan perubahan peraturan. Kinerja para pemain kunci ini akan sangat penting dalam menentukan arah industri kendaraan listrik Tiongkok yang berkembang pesat.