Nissan Oceania sedang mempersiapkan transisi kepemimpinan, dengan Andrew Humberstone mengundurkan diri sebagai Managing Director pada April 2026. Dia akan kembali ke Nissan Eropa untuk mengambil “peran senior” di kantor pusat perusahaan di Paris setelah memimpin operasi di Australia dan Selandia Baru selama dua tahun. Penggantinya adalah Steve Milette, yang saat ini menjabat Wakil Presiden Pengembangan Jaringan Dealer untuk Nissan Amerika Utara. Milette sebelumnya memimpin Nissan Kanada selama lebih dari lima tahun, membawa pengalaman dalam mengelola pasar otomotif yang signifikan.
Performa dan Tantangan Terkini
Perubahan ini terjadi pada momen penting bagi Nissan di Australia. Meskipun merek tersebut mengalami pertumbuhan penjualan yang kuat pada tahun 2023, didorong oleh SUV X-Trail, kinerja terkini telah menurun. Pertumbuhan penjualan melambat menjadi 15% pada tahun 2024, dan pada tahun 2025, Nissan mengalami penurunan penjualan sebesar 21,6%, tidak termasuk dalam sepuluh merek teratas di pasar Australia. Penurunan ini bertepatan dengan tantangan yang lebih luas bagi Nissan secara global, termasuk tekanan finansial dan jadwal pengembangan produk yang lebih lambat.
Pasar Australia menjadi semakin kompetitif, dengan para pesaing meluncurkan model-model baru. SUV X-Trail dan Qashqai, keduanya sudah memasuki generasi keempat setelah generasi sekarang, menghadapi tekanan yang semakin besar dari pendatang baru. Hal ini semakin diperumit dengan hadirnya Mitsubishi Triton Navara yang diubah namanya, sebuah penyegaran yang diperlukan mengingat penurunan penjualan model sebelumnya dibandingkan pesaing seperti BYD dan GWM.
Penyesuaian Strategis dan Model Baru
Strategi Nissan termasuk mendorong teknologi hybrid melalui jajaran e-Power dan memperluas program Warrior dengan Premcar untuk Navara dan Patrol. Namun, tertundanya peluncuran SUV listrik Ariya menyoroti dampak faktor eksternal, seperti peraturan New Vehicle Efficiency Standard (NVES), yang mendorong Nissan terlambat memperkenalkan model tersebut. Penghentian Ariya di AS tak lama setelah debutnya di Australia menunjukkan hambatan pasar yang lebih luas.
Ke depan, Nissan berencana merilis X-Trail facelift dan Qashqai e-Power yang diperbarui pada tahun 2026. Perusahaan juga akan memperkenalkan Leaf EV generasi berikutnya dan SUV Patroli Y63, model yang sudah tersedia di pasar lain. Terlepas dari pembaruan ini, langkah Nissan untuk menghentikan Qashqai versi bensin telah menyebabkan kenaikan harga yang signifikan untuk model dasar.
Pergeseran di Seluruh Industri
Pergantian kepemimpinan Nissan adalah bagian dari tren yang lebih luas di industri mobil Australia, dengan digantikannya para eksekutif kunci di MG, Mitsubishi, Volkswagen, dan Ford. Konteks yang lebih luas menunjukkan bahwa mitra aliansi Renault dan Mitsubishi juga menghadapi penurunan penjualan di Australia, yang menunjukkan adanya lingkungan yang menantang bagi produsen mobil mapan di tengah meningkatnya persaingan.
Pergeseran ini menggarisbawahi pentingnya bagi Nissan untuk beradaptasi dengan lanskap otomotif yang berkembang pesat, di mana preferensi konsumen dan tekanan peraturan menuntut siklus produk yang lebih cepat dan harga yang lebih kompetitif.
Perubahan kepemimpinan di Nissan Australia akan berperan penting dalam mengatasi tantangan-tantangan ini dan mengarahkan merek tersebut menuju pertumbuhan berkelanjutan di pasar yang penuh gejolak.
