Colorado telah menerapkan sistem penegakan kecepatan baru di Interstate 25 yang lebih sulit dihindari dibandingkan kamera berbasis radar tradisional. Berbeda dengan sistem yang mengukur kecepatan pada satu titik, kamera ini menghitung kecepatan rata-rata sepanjang enam mil jalan raya, sehingga secara efektif menghilangkan kemampuan untuk mengerem di depan kamera dan kemudian berakselerasi lagi.
Cara Kerja Sistem Baru
Sistem ini menggunakan delapan kamera di sepanjang I-25 antara Mead dan Berthoud di zona konstruksi North Express Lanes. Kamera memotret kendaraan di berbagai titik dan menghitung kecepatan rata-rata di antara titik-titik tersebut. Jika pengemudi melebihi 75 mph (10 mph melebihi batas 65 mph) untuk seluruh zona yang dipantau, denda perdata sebesar $75 akan dikeluarkan melalui pos.
Artinya, memperlambat sebentar di dekat setiap kamera tidak akan berhasil. Pengemudi harus menjaga kecepatan sesuai peraturan di seluruh zona kerja untuk menghindari tilang. Hasil awal dari periode peringatan di bulan Maret menunjukkan penurunan sebesar 90% dalam ngebut berlebihan setelah lebih dari 4.100 pemberitahuan peringatan dikirimkan.
Mengapa Ini Penting
Sistem baru ini mewakili perubahan dalam penegakan lalu lintas. Sebelumnya, pengemudi dapat memanfaatkan keterbatasan deteksi kecepatan berbasis titik dengan menggunakan detektor radar atau sekadar melakukan pengereman di depan kamera. Penegakan kecepatan rata-rata membuat taktik ini tidak berguna.
Hal ini juga penting karena proyek konstruksi I-25 di Colorado sangat luas dan dijadwalkan akan berlanjut hingga tahun 2028. Negara bagian ini sedang memperluas bahu jalan, membangun kembali jembatan, dan meluruskan bagian jalan raya, menjadikan kamera sebagai perlengkapan jangka panjang di area tersebut.
Hukuman dan Penegakan
Denda tersebut merupakan hukuman perdata, yang berarti denda tersebut tidak akan menambah poin pada SIM dan mungkin tidak memengaruhi tarif asuransi. Namun, apakah Colorado akan secara agresif mengejar tiket yang belum dibayar masih harus dilihat, karena beberapa negara bagian lebih mengandalkan tingkat kepatuhan yang tinggi dibandingkan penegakan hukum yang ketat.
Kepala Insinyur CDOT Keith Stefanik menyatakan bahwa tujuannya bukanlah hukuman namun pencegahan kecelakaan, dan menekankan bahwa ngebut tetap menjadi faktor utama dalam kematian lalu lintas di Colorado. Kamera-kamera tersebut ditandai dengan jelas dengan tanda-tanda peringatan yang dipasang setidaknya 300 kaki sebelum area yang dipantau.
Kesimpulannya, Kamera pengukur kecepatan baru Colorado dirancang untuk mencegah kecepatan melalui pemantauan berkelanjutan, bukan hanya pemeriksaan mendadak. Sifat jangka panjang dari proyek konstruksi I-25 menunjukkan bahwa metode penegakan hukum ini akan tetap diterapkan, sehingga pengemudi harus menjaga kecepatan yang aman di jalan raya yang panjang.
