Setahun yang lalu, gagasan pendatang baru asal Tiongkok menantang merek-merek mewah yang sudah mapan seperti Maybach dan Rolls-Royce tampaknya mustahil. Kini, Maextro S800 dari Huawei tidak hanya bersaing tetapi juga memimpin pasar mobil ultra-premium Tiongkok. Sedan andalan ini telah menjadi kendaraan terlaris dengan harga di atas $100.000, mengalahkan penjualan Porsche Panamera dan BMW 7-Series gabungan pada bulan November. Pergeseran ini menyoroti perubahan penting dalam perilaku konsumen Tiongkok: meningkatnya preferensi terhadap merek dalam negeri, bahkan pada titik harga tertinggi.
Bangkitnya Kemewahan Domestik
Selama beberapa dekade, produsen mobil Eropa mendominasi segmen mobil mewah di Tiongkok. Namun, pembeli lokal semakin banyak yang memilih merek Tiongkok, didorong oleh harga yang kompetitif, teknologi canggih, dan kebanggaan nasional. Maextro S800 telah menerima 18.000 pesanan hanya dalam 175 hari, terjual lebih dari 2.000 unit setiap bulannya dengan rencana untuk meningkatkan produksi menjadi 4.000. Ini bukan hanya soal keterjangkauan; ini tentang menawarkan fitur yang menyaingi atau melampaui fitur pesaing yang sudah ada.
Harga, Fitur, dan Keunggulan Teknologi Huawei
Maextro S800 adalah sedan mewah ukuran penuh, berukuran panjang 215,7 inci, namun dibanderol antara $100,600 dan $144,900. Ini melemahkan pesaing seperti BMW 7-Series ($130.000), Porsche Panamera ($156.200), dan Mercedes S-Class ($208.800) secara signifikan.
Tapi ini bukan hanya soal label harga. S800 dilengkapi dasbor tiga layar, proyektor belakang 40 inci yang mengubah kursi belakang menjadi bioskop pribadi, pintu otomatis, dan langit-langit berbintang yang terinspirasi Rolls-Royce. Kabinnya menampilkan lapisan kayu dan kulit premium, terintegrasi dengan sistem bantuan pengemudi canggih (ADAS) Huawei.
“Maextro S800 adalah pertama kalinya merek Tiongkok berhasil mendapatkan pijakan di segmen ultra-mewah senilai 1 juta yuan,” kata Richard Yu, Chairman, Consumer Business Group Huawei. “Kita berada di era kecerdasan dan elektrifikasi dan kita memimpin melalui teknologi dan inovasi yang lebih cerdas.”
Tren yang Lebih Luas: Raksasa Jerman Kalah
BMW, Mercedes, dan Audi menghadapi menyusutnya pangsa pasar di Tiongkok, berjuang untuk menyamai kecepatan dan inovasi pesaing lokal. Meskipun tantangan utama Huawei adalah mempertahankan momentum, merek Tiongkok lainnya seperti YangWang dari BYD (dengan model seperti SUV U8 dan sedan U7) juga memasuki kisaran harga enam digit, sehingga semakin meningkatkan persaingan.
Gangguan ini merupakan sinyal yang jelas: pasar mobil mewah global sedang mengalami perubahan mendasar, dengan merek-merek dalam negeri Tiongkok siap untuk meraih pangsa pasar yang lebih besar. Pertanyaannya sekarang bukanlah apakah produsen mobil Tiongkok akan mendominasi pasar dalam negeri mereka, namun seberapa cepat mereka akan memperluas pengaruhnya secara global.






















