Untuk pertama kalinya dalam lebih dari tiga dekade, Kejuaraan Reli Dunia (WRC) secara serius mempertimbangkan untuk membawa kembali ajang tingkat atas ke Amerika Serikat. Pada bulan Juni, pejabat dari FIA—badan pengelola olahraga motor—akan memeriksa lokasi potensial di Tennessee dan Kentucky, bersamaan dengan kompetisi American Rally Association (ARA). Hal ini dapat membuka jalan bagi putaran penuh WRC pada awal tahun 2027.
Sejarah Panjang, Disela Singkat
Balapan reli memiliki akar yang kuat di Amerika Utara, namun WRC belum pernah mengadakan acara di AS sejak tahun 1988. Ketidakhadiran ini patut diperhatikan, mengingat sejarah olahraga ini yang mengejutkan dengan penggerak semua roda. Terlepas dari dominasinya saat ini, AWD sempat dilarang setelah kemenangan yang tidak terduga pada rapat umum Press On Terlepas tahun 1972 di Michigan.
Kemenangan itu datang dari Gene Henderson, seorang petugas polisi Michigan yang mengendarai Jeep Wagoneer berkekuatan 400 tenaga kuda yang dimodifikasi, yang dijuluki “Moby Dick 1”. Henderson mengungguli kompetitor Eropa di Lancia, Datsun, dan Alpine, sehingga memaksa FIA merevisi buku peraturannya untuk membatasi keunggulan AWD. Kisah ini menyoroti sifat reli yang tidak dapat diprediksi, dimana kecerdikan dapat mengganggu bahkan peraturan yang paling mapan sekalipun.
Mengapa Sekarang? Efek F1 dan Daya Tarik Akar Rumput
Waktunya sejalan dengan semakin populernya motorsport di AS, khususnya lonjakan Formula 1 baru-baru ini. FIA kemungkinan besar sedang mengincar momentum ini dan melihat adanya peluang untuk menjangkau audiens baru. Kembalinya WRC akan menjadi hal yang signifikan bagi komunitas reli di Amerika Utara, yang saat ini berkembang di tingkat akar rumput yang lebih mudah diakses.
Berbeda dengan pengalaman F1 yang berbiaya tinggi dan jauh, acara reli menawarkan pengalaman yang dekat dengan aksi: penonton dapat naik ke panggung, mendirikan kemah, dan menyaksikan mobil-mobil terbang dengan kecepatan penuh. Suasana yang alami dan mendalam ini adalah bagian penting dari daya tarik reli.
Langkah Selanjutnya: Inspeksi dan Kolaborasi
Delegasi FIA akan meninjau lokasi acara di Tennessee dan Kentucky, menghadiri kompetisi ARA untuk mengevaluasi potensi logistik. Negosiasi antara FIA dan Komite Kompetisi Otomotif AS (ACCUS) akan fokus pada detail calon event tahun ini, dengan putaran penuh WRC kemungkinan akan menyusul pada tahun 2027.
Kembalinya WRC ke AS akan mewakili momen besar bagi olahraga ini, menawarkan pengalaman unik bagi para penggemar dan kesempatan bagi tim reli Amerika untuk bersaing di panggung dunia. Jika disetujui, nantikan kegembiraan di kalangan penggemar reli yang mengingat masa keemasan pembalap seperti Tommi Mäkinen dan Colin McRae.
Keputusan FIA akan menentukan apakah Amerika akan kembali terpuruk – sebuah kembalinya yang telah dinantikan oleh banyak penggemar selama berpuluh-puluh tahun.






















