Lexus memperluas jejak listriknya dengan SUV listrik besar tiga baris baru yang saat ini sedang menjalani pengujian. Terlihat di Nürburgring, model mendatang—yang diperkirakan akan mengusung nama TZ —diposisikan untuk bersaing di segmen kendaraan listrik mewah besar yang sedang berkembang, namun relatif kurang terlayani.
Langkah Strategis dalam Pasar Kendaraan Listrik Tiga Baris
Meskipun SUV berukuran besar dengan tujuh tempat duduk merupakan produk utama di pasar mesin pembakaran mewah, peralihan ke tenaga listrik telah melihat adanya kesenjangan dalam kategori khusus ini. Lexus bertujuan untuk mengisi kekosongan ini, dengan menargetkan pesaing premium seperti Cadillac Vistiq dan Volvo EX90.
Langkah ini mengikuti siklus pengembangan panjang yang dimulai pada tahun 2021 dengan diperkenalkannya konsep Lexus Electrified SUV dan Toyota bZ Large SUV. Penampakan baru-baru ini menunjukkan bahwa model produksi akan sangat mencerminkan bahasa desain konsep Lexus Electrified, dengan mempertahankan estetika premium khas merek tersebut.
Spesifikasi Teknis dan Potensi Powertrain
Meskipun rincian resmi masih belum dikonfirmasi, laporan teknis dan pengajuan merek dagang terbaru memberikan gambaran yang lebih jelas tentang apa yang diharapkan dari seri TZ:
- Dimensi: Kendaraan ini diperkirakan berukuran sekitar panjang 5.100mm dan lebar 1.995mm, dengan jarak sumbu roda 3.050mm. Ini membuatnya sedikit lebih panjang dibandingkan Toyota Highlander EV yang akan datang.
- Baterai dan Tenaga: Laporan awal menunjukkan baterai 74kWh dipasangkan dengan powertrain penggerak semua roda motor ganda.
- Warisan Platform: TZ dapat menggunakan powertrain yang berasal dari Lexus RZ yang lebih kecil atau platform Toyota Highlander EV/Subaru Getaway.
Untuk konteksnya, Lexus RZ saat ini menawarkan varian mulai dari 280kW hingga 313kW, dengan kapasitas baterai antara 74,7kWh hingga 77kWh. TZ baru diharapkan memiliki performa serupa tetapi ditingkatkan untuk sasis yang lebih besar dan lebih berat.
Ketersediaan Global dan Implikasi Pasar
Asal produksi kendaraan memainkan peran penting dalam ketersediaan global. Laporan menunjukkan Lexus akan diproduksi di Jepang, yang secara signifikan meningkatkan kemungkinan versi penggerak kanan (RHD) tersedia untuk pasar seperti Australia dan Inggris. Hal ini berbeda dengan Toyota Highlander EV buatan AS yang belum mengonfirmasi produksi RHD.
Lanskap persaingan untuk kendaraan ini sudah ditetapkan, dengan harga kelas atas yang diharapkan:
– Cadillac Vistiq: Diharapkan diluncurkan dengan satu trim Platinum berspesifikasi tinggi.
– Volvo EX90: Diposisikan sebagai pesaing tujuh kursi premium.
Masuknya SUV elektrik berukuran besar Lexus menandai langkah signifikan dalam transisi merek tersebut menuju elektrifikasi penuh, menyasar keluarga yang menolak berkompromi dalam hal ruang atau kemewahan di era EV.
Kesimpulan
Lexus memposisikan SUV listrik TZ yang akan datang untuk menangkap pasar kendaraan listrik besar multi-penumpang kelas atas. Dengan memanfaatkan skala Toyota dan manufaktur Jepang, merek ini bertujuan untuk menantang pemain mewah yang sudah mapan di pasar yang berkembang pesat.






















